Selasa, 02 April 2013

PUISI


TUHAN

Tuhan
Masih kurasakan kasih sayangMu yg begitu besar
Padahal sudah terlalu banyak aku dosa-dosaku kepadaMu..
Rasa syukurku tidak terkira
Untuk setiap gerakku
Aliran darahku
Desah napasku
Detak jantungku
Pori-pori kulitku
Itu semua karenaMu
Aku sayang kepadaMu..
Namun kurang kugunakan karuniaMu ini ya Tuhan
Aku ingin selalu khusyuk beribadah kepadaMu
Dengan tidak membuang Co2 secara sia-sia
  Aku ingin tenang dgn merasakan kehadiranMu setiap waktu
Tapi sungguh Tuhan, jangan Kau butakan mata hatiku
Aku ingin berbakti kepadaMu
Dengan semaksimal mungkin..
Dengan sisa usiaku.




 PAGI
 
Pagi
Sesuatu yang kusyukuri
Sebuah waktu yang masih suci
Sebuah waktu yang kunantikan ketika terbangun dari tidur
Sebuah kesempatan baru
Sebuah semangat menyala
Sebuah songsongan baru
Pagi
Dimana ayam akan berseru karena kegirangannya
Dimana manusia persiapkan diri mencari rizki
Dimana setiap manusia akan mendapatkan ilmu baru
Pagi
Saat ibadah subuh telah selesai dilakukan
Saat membersihkan diri telah selesai dikerjakan
Saat ibu telah selesai memasak
Saat itulah sebuah keluarga mulai bergerak
Setelah asupan, mereka bergegas
Dengan sebuah tekad
Semangat pagi J

BIOTEKNOLOGI TERBARU

Bibit Kapas Bisa Dimakan

Biasanya kapas digunakan untuk membuat bahan dasar kain atau pakaian.
Pembuatan pakaian dari kapas dengan pemilihan kapas yang bagus dari para petani, kapas kemudian masuk mesin pintal (pemintalan kapas menjadi benang) kemudian benang diproses ke mesin tenun
selanjutnya dari mesin tenun keluar kain katun yangkemudian digunakan untuk berbagai macam pakaian.
Namun kenyataannya kini kapas tidak hanya digunakan untuk membuat pakaian yang kita gunakan sehari-hari.

Hasil penelitian ilmuwan Amerika keturunan India yakni Ganesan Sunilkumar dan Keerti S.Rathore yang diumumkan secara terbuka beberapa hari yang lalu menuturkan, bahwa melalui perombakan teknologi interferensi RNA (Ribonucleic Acid interference) , sudah dapat dengan sukses mengurangi gossypol, suatu zat beracun dalam bibit kapas (gossypol, suatu pigmen kuning, adalah zat beracun dalam bibit kapas). Agar biji kapas dapat dimakan dengan aman, dan menjadi makanan pokok masa depan di kawasan miskin, memberikan sejumlah besar sumber protein bagi manusia dan ternak. 
 
Meskipun orang-orang sudah mengetahui akan kandungan protein yang tinggi dalam biji kapas, namun karena gossypol yang masih terkandung dalam kapas, dapat meracuni jantung, hati dan zat yang mematikan pada organ lain, karena itu selain binatang yang memiliki banyak lambung seperti sapi ini, binatang lain dan manusia tidak dapat mengonsumsi biji kapas. Jika seekor ayam hanya makan biji kapas, maka tidak sampai satu minggu ayam ini akan segera mati. Kini, melalui teknologi interferensi RNA, para ilmuwan berhasil menghambat dan memutuskan gen gossypol yang tumbuh dalam bibit kapas, dan secara efektif mengekang kandungan racun gossypol. Rathore menandaskan, selain Amerika Serikat, Australia, daerah penghasil kapas sedunia terutama berpusat di negara-negara berkembang yang agak terbelakang, dan negara-negara ini juga merupakan daerah yang kekuranga makanan atau kurang gizi. Danny Liewellyn dari CSIRO juga menuturkan, begitu biji kapas dinyatakan dapat dikonsumsi, maka dipastikan dapat mendatangkan manfaat tambahan yang cukup besar bagi negara seperti China dan India serta negara-negara penghasil utama kapas lainnya.
(: berbagai sumber

Walaupun bibit kapas dapat dikonsumsi oleh manusia tapi sebaiknya tidak perlu lah dikonsumsi karena kandungannya yang cukup berbahaya bagi tubuh. Masih banyak tumbuh-tumbuhan yang tidak memerlukan biaya besar untuk didapatkan atau mengolahnya. Dan tentu saja tepat untuk para warga kurang mampu. Contohnya saja seperti sayuran bayam. Sayuran yang menjadi makanan favorit Popeye ini memiliki gizi yang baik dan tidak begitu membahayakan seperti memakan bibit kapas seperti yang telah dijelaskan diatas.

GLOBAL WARMING


Global warming (Pemanasan Global)

Global warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi.
Kerusakan yang ditumbulkan oleh pemanasan suhu ini bukan hanya satu atau dua oranisme melainkan semua unsur yang ada di bumi. Karena itu, persoalan global warming merupakan permasalahn semua penduduk bumi bukan hanya aktivis lingkungan saja. Saat ini, tanda-tanda global warming bisa diamati dengan jelas. Salah satunya adalah suhu yang semakin meningkat, musim yang tak bisa diprediksi lagi dengan pola, cuaca ekstrim, es di kutub yang mulai perlahan mecair dan masih banyak lagi lainnya. Global warming ini kurang lebih disebabkan oleh ulah manusia. Ada banyak tindakan berorientasi pada keuntungan yang membahayakan bumi. Langkah taktis untuk mengurangi gejala ini mutlak dilakukan. Ada banyak hal cara mengatasi global warming.
Beberapa diantaranya sebagai berikut ini:

  • Hemat Penggunaan Kertas Juga Tissue

Setiap 15 rim kertas ukuran A4 itu akan menebang 1 pohon. Setiap 7000 eksemplar Koran yang kita baca setiap hari itu akan menghabiskan 10 - 17 pohon hutan. Dalam satu hari ada berapa jutaan lembar kertas yang dipakai oleh orang Indonesia, dan ini artinya ada jutaan pohon hutan yang ditebang untuk memenuhi kebutuhan itu.
Kurangi pemakaian tissue dengan lebih sering menggunakan lap.
 
  • Gunakan Bola Lampu Neon
Bohlam memiliki rentang frekuensi pada cahaya tampak dan inframerah, sedangkan cahaya infra merah tidak dibutuhkan oleh mata. Berbeda dengan lampu neon yang mampu mengubah cahaya tidak tampak (sinar UV) menjadi cahaya tampak dengan bantuan dari lapisan putih pada lampu neon. Selain mengeluarkan cahaya tidak pada daerah tampak, bohlam juga terlalu banyak “memakan” listrik menjadi panas.

  • Lakukan Daur Ulang
Mendaur ulang barang bekas seperti;   aluminium, plastik, dan kertas. Akan lebih baik lagi jika Anda bisa menggunakannya berulang-ulang. Energi untuk membuat satu kaleng alumunium setara dengan energi untuk menyalakan TV selama 3 jam.


DAMPAK-DAMPAK GLOBAL WARMING  antara lain :

-Perubahan cuaca yang ekstrem
-Muncul bermacam-macam penyakit seperti sroke
-Mencairnya es di kutub utara
dll.